Minggu, 17 November 2013

tugas softskill perilaku konsumen bulan ke 2


I.            Sumber Daya Konsumen dan Pengetahuan

The American Marketing Association mendefinisikan perilaku konsumen sebagai interaksi dinamis dari pengaruh dan kesadaran, perilaku, dan lingkungan dimana manusia melakukan pertukaran aspek hidupnya. Perilaku konsumen menitikberatkan pada aktivitas yang berhubungan dengan konsumsi dari individu.
Sumber daya konsumen terbagi menjadi 3, yaitu :
·         Sumber daya konsumen ekonomi (uang)
Uang adalah alat transaksi yang sangat diperlukan oleh konsumen untuk membeli produk. Keputusan Konsumen sehubungan dengan produk dan merek sangat  dipengaruhi oleh jumlah sumber daya ekonomi misalnya uang. Tanpa uang konsumen tidak bisa membeli apapun.  Pembelian sangat dipengaruhi oleh pendapatan konsumen sama halnya dengan, harapan konsumen mengenai pendapatan masa datang menjadi variabel penting dalam meramalkan perilaku konsumen.
·         Sumber daya temporal (waktu)
Waktu menjadi variabel yang semakin penting dalam memahami perilaku konsumen. Karena, konsumen semakin mengalami kemiskinan akan waktu. Namun demikian ada suatu bagian waktu yang dihabiskan untuk kegiatan yang sangat pribadi yaitu waktu senggang. Produk yang diklasifikasikan menurut sifat waktu konsumen disebut barang waktu (time goods).
·         Sumber daya kognitif (perhatian)
Sumberdaya Kognitif menggambarkan kapasitas mental yang tersedia untuk menjalankan berbagai kegiatan pengolahan informasi Alokasi Kapasitas Kognitif dikenal sebagai perhatian (attention).

Pengetahuan Konsumen adalah semua informasi yang dimiliki konsumen mengenai berbagai macam produk, serta pengetahuan lainnya yang terkait dan informasi yang berhubungan dengan fungsinya sebagai konsumen. Pengetahuan Konsumen terbagi kedalam tiga macam, yaitu :
·         Pengetahuan produk
·         Pengetahuan pembelian
·         Pengetahuan pemakaian





II.          Sikap, Motivasi, dan Pengetahuan Diri

Sikap adalah cara kita berpikir, merasa dan bertindak melalui aspek di lingkungan seperti toko retail, program televisi atau produk. Sikap menuntun orang untuk berperilaku relatif konsisten terhadap objek yang sama. Sikap mempunyai fungsi sebagai berikut :
·         Fungsi penyesuaian
·         Fungsi pertahanan diri
·         Fungsi ekspresi nilai
·         Fungsi pengetahuan
·         Fungsi utilitarian
·         Fungsi pembelaan ego
·         Fungsi identitas sosial
Ada tiga komponen yang secara bersama-sama membentuk sikap yang utuh (total attitude),  yaitu :
·         Kognitif (cognitive)
·         Afektif (affective)
·         Konatif (conative)
Motivasi dapat diartikan sebagai pemberi daya penggerak yang menciptakan kegairahan seseorang agar mereka mau bekerjasama,bekerja efektif dan terintegrasi dengan segala upayanya untuk mencapai kepuasan. Proses motivasi :
·         Tujuan
·         Mengetahui kepentingan
·         Komunikasi efektif
·         Integrasi tujuan
·         Fasilitas
Tujuan motivasi konsumen :
·         Meningkatkan kepuasan
·         Mempertahankan loyalitas
·         Efisiensi
·         Efektifitas
·         Menciptakan suatu hubungan yang harmonis antara produsen atau penjual dengan pembeli atau konsumen



Kebutuhan konsumen dapat diklasifikasikan sebagai berikut :
·         Fisiologis
·         Keamanan
·         Afiliasi dan pemilikan
·         Prestasi
·         Kekuasaan
·         Ekspresi diri
·         Urutan dan pengertian
·         Pencarian variasi
·         Atribusi sebab-akibat




















III.        Kepribadian, Nilai, dan Gaya Hidup

Kepribadian merupakan ciri watak seorang individu yang konsisten yang mendasari perilaku individu. Kepribadian sendiri meliputi kebiasaan, sikap, dan sifat lain yang kas dimiliki seseorang. Kepribadian sendiri memiliki banyak segi dan salah satunya adalah self atau diri pribadi atau citra pribadi. Mungkin saja konsep diri aktual individu tersebut (bagaimana dia memandang dirinya) berbeda dengan konsep diri idealnya (bagaimana ia ingin memandang dirinya) dan konsep diri orang lain (bagaimana dia mengganggap orang lain memandang dirinya). Keputusan membeli dipengaruhi oleh karakteristik pribadi seperti umur dan tahap daur hidup, pekerjaan, situasi ekonomi, gaya hidup serta kepribadian dan konsep diri pembeli.

Nilai (value) merupakan kata sifat yang selalu terkait dengan benda, barang, orang atau hal-hal tertentu yang menyertai kata tersebut. Nilai adalah sebuah konsep yang abstrak yang hanya bisa dipahami jika dikaitkan dengan benda, barang, orang atau hal-hal tertentu. Pengkaitan nilai dengan hal-hal tertentu itulah yang menjadikan benda, barang atau hal-hal tertentu dianggap memiliki makna atau manfaat. Dengan demikian yang dimaksudkan dengan nilai adalah prinsip, tujuan, atau standar sosial yang dipertahankan oleh seseorang atau sekelompok orang (masyarakat) karena secara intrinsik mengandung makna.

Adler (dalam Hall & Lindzey, 1985) menyatakan bahwa gaya hidup adalah hal yang paling berpengaruh pada sikap dan perilaku seseorang dalam hubungannya dengan 3 hal utama dalam kehidupan yaitu pekerjaan, persahabatan, dan cinta sedangkan Sarwono (1989) menyatakan bahwa salah satu faktor yang mempengaruhi gaya hidup adalah konsep diri. . Oleh karena itu banyak diketahui macam gaya hidup yang berkembang di masyarakat sekarang misalnya gaya hidup hedonis, gaya hidup metropolis, gaya hidup global dan lain sebagainya.



Sumber :


Kamis, 24 Oktober 2013

tugas softskill perilaku konsumen

I.                   SEGMENTASI PASAR DAN ANALISIS DEMOGRAFI
Menurut Jerry W. Thomas (2007), segmentasi pasar ialah pemgelompokkan pasar berdasarkan kesamaan, kemiripan, atau mempunyai keterkaitan yang sama.
Tujuan dari segmentasi pasar adalah agar dapat melakukan prioritas, titik berat, atau konsentrasi usaha pemasaran dan mendorong pembagian atau segmen pasar untuk mendapatkan keuntungan kompetitif dalam segmen tersebut.
Identifikasi segmen pasar yang baik atau tepat harus memenuhi persyaratan yang mencakup hal-hal sebagai berikut :
·         Homogen di dalam segmen tersebut.
·         Heterogen antar segmen.
·         Segmen dapat diukur dan memang penting.
·         Segmen dapat dibedakan secara jelas dari segmen lainnya.
·         Segmen dapat diakses atau digarap dan ditindaklanjuti oleh perusahaan.
·         Segmen dapat menjadi sasaran yang menguntungkan.
Sejumlah variabel yang digunakan dalam segmentasi pasar adalah sebagai berikut :
·         Variabel geografis (wilayah, populasi, kepadatan penduduk, iklim).
·         Variabel demografi (usia, jenis kelamin, pendidikan, faktor sosial ekonomi, bangsa, bahasa, agama, besarnya keluarga, jenis pekerjaan).
·         Variabel psikografi (kepribadian, gaya hidup, nilai yang dianut, sikap).
·         Variabel perilaku (tingkat konsumsi penggunaan barang, loyalitas terhadap merk).
Berdasarkan faktor pertimbangan atau variabel utama yang digunakan maka segmentasi pasar terdiri dari beberapa tipe, yaitu :
·         Segmentasi geografis, yaitu segmen yang berdasarkan batas-batas wilayah tertentu.
·         Segmentasi distribusi, yaitu segmen yang berdasarkan saluran distribusi tertentu saja.
·         Segmentasi media, yaitu segmen yang berdasarkan jenis media promosi tertentu.
·         Segmentasi harga, yaitu segmen yang berdasarkan pada perbedaan harga.
·         Segmentasi demografis, yaitu segmen pasar yang berdasarkan pada karakteristik konsumennya.
·         Segmentasi waktu, yaitu segmen yang berdasarkan waktu pemasaran atau penjualan tertentu.
·         Segmentasi gaya hidup atau psikografi, yaitu segmen yang berdasarkan analisis banyak aspek dari konsumennya.
Analisis demografi ialah analisis penduduk dari rahim hingga liang kubur, meliputi analisis penduduk pada seluruh siklus kehidupan manusia sejak dari kandungan sampai meninggal. Demografi merujuk kepada data statistik penduduk, pendapatan, rata-rata usia, dan pendidikan.
Manfaat dari analisis demografi, diantaranya :
·         Mempelajari kuantitas dan distribusi penduduk dalam suatu daerah tertentu.
·         Menjelaskan pertumbuhan penduduk pada masa lampau, kecenderungannya, dan persebarannya dengan sebaik-baiknya dengan data yang tersedia.
·         Mengembangkan hubungan sebab akibat antara perkembangan penduduk dengan bermacam-macam aspek organisasi sosial, ekonomi, budaya, lingkungan, dll.
·         Memperkirakan pertumbuhan penduduk pada masa ayang akan datang dan kemungkinan-kemungkinan konsekuensinya.


















II.                 PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN OLEH KONSUMEN

Proses pengambilan keputusan diawali dengan adanya kebutuhan yang berusaha untuk dipenuhi. Pemenuhan kebutuhan ini terkait dengan beberapa alternatif sehingga perlu dilakukan evluasi yang bertujuan untuk memperoleh alternatif terbaik dari persepsi konsumen.

Berikut adalah model-model pengambilan keputusan, diantaranya :
·         Model perilaku pengambilan keputusan.
ü  Model ekonomi yang dikemukakan oleh ahli ekonomi.
ü  Model manusia administrasi yang dikemukakan oleh Herbert A. Simon.
ü  Model manusia mobicentrik yang dikemukakan oleh Jennings.
ü  Model pengusaha baru yang dikemukakan oleh Wright Mills.
ü  Model sosial yang dikemukakan oleh Freud Veblen.
·         Model preskriptif dan deskriptif.
ü  Model preskiptif pemberian resep perbaikan.
ü  Model deskriptif.
Teknik-teknik pengambilan keputusan, diantaranya :
·         Teknik kreatif.
ü  Brainstrorming.
ü  Synectics.
·         Teknik partisipatif
·         Teknik modern
ü  Teknik delphi.
ü  Teknik kelompok nominal.
Tahapan pengambilan menurut Simon (1960), antara lain :
·         Intelligence.
·         Design.
·         Choice.
·         Implementation.
Proses pengambilan keputusan terdiri dari 5 tahap, yaitu :
·         Pengenalan masalah.
·         Pencarian informasi.
·         Evaluasi alternatif.
·         Pilihan.
·         Evaluasi pasca akuisisi.
Terdapat 4 pandangan atas pengambilan keputusan, yaitu :
·         Pandangan ekonomi.
·         Pandangan pasif.
·         Pandangan kognitif.
·         Pandangan emosional.
























III.              EVALUASI ALTERNATIF SEBELUM PEMBELIAN
Sebelum dan sesudah melakukan pembelian,seorang konsumenakan melakukan sejumlah proses yang mendasari pengambilan keputusan, yakni :
    Pengenalan masalah (problem recognition).
    Pencarian informasi (information source).
    Evaluasi alternatif (alternative evaluation).
    Keputusan pembelian (purchase decision).
    Evaluasi pasca pembelian (post purchase evaluation).
Terdapat 5 faktor internal yang relevan terhadap proses pembuatan keputusa pembelian, yaitu :
·         Motivasi (motivation), merupakan dorongan yang ada dalam diri manusia untuk mencapai tujuan tertentu.
·         Persepsi (perception), merupakan hasil pemaknaan seseorang terhadap kejadian yang diterimanya berdasarkan informasi dan pengalamannya terhadap rangsangan tersebut.
·         Pembentukan sikap (attitude formation), merupakan penilaian yang ada dalam diri seseorang yang mencerminkan sikap suka atau tidak suka seseorang akan suatu hal.
·         Integrasi (integration), merupakan kesatun antara sikap dan tindakan, yang berupa respon atas sikap yang diambil..
Model dalam pengambilan keputusan mempunyai 3 komponen utama, yaitu :
·         Masukan (input).
·         Proses.
·         Keluaran (output).




SUMBER :