I.
Sumber Daya Konsumen dan Pengetahuan
The American Marketing Association mendefinisikan
perilaku konsumen sebagai interaksi dinamis dari pengaruh dan kesadaran,
perilaku, dan lingkungan dimana manusia melakukan pertukaran aspek hidupnya. Perilaku
konsumen menitikberatkan pada aktivitas yang berhubungan dengan konsumsi dari
individu.
Sumber daya konsumen terbagi menjadi 3, yaitu :
·
Sumber daya konsumen ekonomi (uang)
Uang adalah alat transaksi yang
sangat diperlukan oleh konsumen untuk membeli produk. Keputusan Konsumen
sehubungan dengan produk dan merek sangat dipengaruhi oleh jumlah sumber
daya ekonomi misalnya uang. Tanpa uang konsumen tidak bisa membeli
apapun. Pembelian sangat dipengaruhi oleh pendapatan konsumen sama halnya
dengan, harapan konsumen mengenai pendapatan masa datang menjadi variabel
penting dalam meramalkan perilaku konsumen.
·
Sumber daya temporal (waktu)
Waktu menjadi variabel yang semakin penting dalam
memahami perilaku konsumen. Karena, konsumen semakin mengalami kemiskinan akan
waktu. Namun demikian ada suatu bagian waktu yang dihabiskan untuk kegiatan
yang sangat pribadi yaitu waktu senggang. Produk yang diklasifikasikan menurut
sifat waktu konsumen disebut barang waktu (time goods).
·
Sumber daya kognitif (perhatian)
Sumberdaya Kognitif menggambarkan kapasitas mental
yang tersedia untuk menjalankan berbagai kegiatan pengolahan informasi Alokasi
Kapasitas Kognitif dikenal sebagai perhatian (attention).
Pengetahuan Konsumen adalah semua informasi yang
dimiliki konsumen mengenai berbagai macam produk, serta pengetahuan lainnya
yang terkait dan informasi yang berhubungan dengan fungsinya sebagai konsumen. Pengetahuan
Konsumen terbagi kedalam tiga macam, yaitu :
·
Pengetahuan produk
·
Pengetahuan pembelian
·
Pengetahuan pemakaian
II.
Sikap, Motivasi, dan Pengetahuan Diri
Sikap adalah cara kita
berpikir, merasa dan bertindak melalui aspek di lingkungan seperti toko retail,
program televisi atau produk. Sikap menuntun orang untuk berperilaku relatif
konsisten terhadap objek yang sama. Sikap mempunyai fungsi sebagai berikut :
·
Fungsi penyesuaian
·
Fungsi pertahanan diri
·
Fungsi ekspresi nilai
·
Fungsi pengetahuan
·
Fungsi utilitarian
·
Fungsi pembelaan ego
·
Fungsi identitas sosial
Ada
tiga komponen yang secara bersama-sama membentuk sikap yang utuh (total attitude), yaitu :
·
Kognitif (cognitive)
·
Afektif (affective)
·
Konatif (conative)
Motivasi
dapat diartikan sebagai pemberi daya penggerak yang menciptakan kegairahan
seseorang agar mereka mau bekerjasama,bekerja efektif dan terintegrasi dengan
segala upayanya untuk mencapai kepuasan. Proses motivasi :
·
Tujuan
·
Mengetahui kepentingan
·
Komunikasi efektif
·
Integrasi tujuan
·
Fasilitas
Tujuan
motivasi konsumen :
·
Meningkatkan kepuasan
·
Mempertahankan loyalitas
·
Efisiensi
·
Efektifitas
·
Menciptakan suatu hubungan yang harmonis
antara produsen atau penjual dengan pembeli atau konsumen
Kebutuhan
konsumen dapat diklasifikasikan sebagai berikut :
·
Fisiologis
·
Keamanan
·
Afiliasi dan pemilikan
·
Prestasi
·
Kekuasaan
·
Ekspresi diri
·
Urutan dan pengertian
·
Pencarian variasi
·
Atribusi sebab-akibat
III.
Kepribadian, Nilai, dan Gaya Hidup
Kepribadian
merupakan ciri watak seorang individu yang konsisten yang mendasari perilaku
individu. Kepribadian sendiri meliputi kebiasaan, sikap, dan sifat lain yang
kas dimiliki seseorang. Kepribadian sendiri memiliki banyak segi dan salah
satunya adalah self atau diri pribadi atau citra pribadi. Mungkin saja konsep
diri aktual individu tersebut (bagaimana dia memandang dirinya) berbeda dengan
konsep diri idealnya (bagaimana ia ingin memandang dirinya) dan konsep diri
orang lain (bagaimana dia mengganggap orang lain memandang dirinya). Keputusan
membeli dipengaruhi oleh karakteristik pribadi seperti umur dan tahap daur
hidup, pekerjaan, situasi ekonomi, gaya hidup serta kepribadian dan konsep diri
pembeli.
Nilai
(value) merupakan kata sifat yang selalu terkait dengan benda, barang, orang
atau hal-hal tertentu yang menyertai kata tersebut. Nilai adalah sebuah konsep
yang abstrak yang hanya bisa dipahami jika dikaitkan dengan benda, barang,
orang atau hal-hal tertentu. Pengkaitan nilai dengan hal-hal tertentu itulah
yang menjadikan benda, barang atau hal-hal tertentu dianggap memiliki makna
atau manfaat. Dengan demikian yang dimaksudkan dengan nilai adalah prinsip,
tujuan, atau standar sosial yang dipertahankan oleh seseorang atau sekelompok
orang (masyarakat) karena secara intrinsik mengandung makna.
Adler
(dalam Hall & Lindzey, 1985) menyatakan bahwa gaya hidup adalah hal yang
paling berpengaruh pada sikap dan perilaku seseorang dalam hubungannya dengan 3
hal utama dalam kehidupan yaitu pekerjaan, persahabatan, dan cinta sedangkan
Sarwono (1989) menyatakan bahwa salah satu faktor yang mempengaruhi gaya hidup
adalah konsep diri. . Oleh karena itu banyak diketahui macam gaya hidup yang
berkembang di masyarakat sekarang misalnya gaya hidup hedonis, gaya hidup
metropolis, gaya hidup global dan lain sebagainya.
Sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar